Kamis, 12 Januari 2012

CONTOH SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Materi : Bahaya jajan sembarangan
Peserta : Siswa/i SMP N 19 Kota Jambi
Jumlah peserta : 50 orang
Waktu : Hari :kamis
Tanggal : 28 januari 2010
Jam : O8.00 s\d 10.00 WIB
Tempat : Ruang kelas SMP N 19 Kota Jambi
TU : Memahami bahaya jajan sembarangan
TIK :
1. Siswa/i memahami dan dapat menjelaskan kembali pengertian jajan sembarangan
2. Siswa/i memahami dan dapat menjelaskan kembali jenis makanan jajanan
3. Siswa/i memahami dan dapat menjelaskan kembali bahaya jajan sembarangan
4. Siswa/i memahami dan dapat menjelaskan kembali pencegahan jajan sembarangan
5. Siswa/i memahami dan dapat menerapkan pola makan yang sehat
Pokok Bahasan : Bahaya jajan sembarangan
Sub Pokok Bahasan :
1. Pengertian jajan sembarangan
2. Jenis makanan jajanan
3. Bahaya jajan sembarangan
4. Pencegahan jajan sembarangan
5. Penerapan pola makan sehat

Metode : Ceramah + tanya jawab
Alat bantu : Audio visual (LCD, Laptop) + Leaflet
Materi : Terlampir
Evaluasi : Penyaji memberi pertanyaan lisan kepada audiens kemudian
menyimpulkan materi secara bersama-sama






Strategi Penyuluhan :

Tahap Kegiatan penyuluh Kegiatan peserta
Pembukaan
(15 menit)



Pelaksanaan
(60 menit)






Evaluasi
(15 menit)






Penutup
(10 menit) 1. Salam pembuka
2. Penyuluh memperkenalkan diri


Penyuluh memberikan materi berupa :
o Ceramah
o Tanya jawab




1. Penyuluh memberikan 3 pertanyaan kepada peserta secara lisan
2. Pertanyaan (terlampir)




1. Penyaji memberikan dorprise kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaan

2. Menyimpulkan kembali secara bersama-sama
3. Salam penutup 1. Membalas salam
2. Peserta menyimak



Audiens mendengarkan materi yang disampaikan penyaji.
Audiens berinteraksi dengan penyaji mengenai materi yang disampaikan


1. Peserta menjawab pertanyaan sesuai dengan jawabannya
2. Jawaban (terlampir)




1. Peserta menerima dorprise



2. Peserta ikut menyimpulkan
3. Menjawab salam
















MATERI
1. DEFINISI MAKANAN JAJANAN
Makanan jajanan merupakan campuran dari berbagai bahan makanan yang di analisis secara bersamaan dalam bentuk olahan (I DEWA NYOMAN SUPARIASA DKK 2001:108)
Sedangkan menurut FAO makanan jajanan didefinisikan sebagai makanan dan minuman yang di persiapkan dan atau di jual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan ditempat-tempat keramaian yang langsung di makan atau konsumsi tanpa pengolahn atau persiapan lebih lanjut .
Menurut Peraturan Pemerintah No.28 Tahun 2004 mendefinisikan pangan siap saji sebagai makanan dan atau minuman yang sudah diolah dan siap untuk langsung disajikan ditempat usaha atau di luar tempat usaha sesuai pesanan.


2. JENIS MAKANAN JAJANAN
Jenis makanan menurut winarno dan mulyati(2003:22) di bagi menjadi 4 kelompok :
1. makanan utama, seperti rames, nasi pecel, bakso, mi ayam dll
2. sneck atau penganan, seperti kue-kue, onde-onde, pisang goreng, dll
3. golongan minuman seperti cendol, es teh, dawet, es cream, dll
4. buah-buahan
Fungsi makanan jajanan
Jajanan bagi anak sekolah dapat berfungsi sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan energi karena aktivitas fisik yang tinggi ( apalagi anak yang tidak sarapan pagi ). Disamping itu juga makanan jajanan dapat mengenyangkan perut untuk sementara.

3. BAHAYA JAJANAN MAKANAN
1. Jajanan yang dijual di pinggir jalan dapat tercemar oleh timbal (Pb) yang berasal dari sisa pembakaran atau asap kendaraan bermotor. Keracunan Pb kronik ditandai dengan depresi, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, daya ingat terganggu, dan sulit tidur. Gejala yang timbul mual, muntah, sakit perut hebat, kelainan fungsi otak, anemia berat, kerusakan ginjal, bahkan kematian dapat terjadi dalam waktu 1-2 hari.
2. Makanan yang tidak bersih dapat tercemar bakteri E-coli. Gangguan yang disebabkan oleh bakteri ini adalah sakit perut, diare, dan gangguan pencernaan lainnya.
3. Jajanan yang menggunakan formalin dan boraks dapat mengakibatkan gangguan pencernaan, seperti sakit perut akut, muntah-muntah, depresi sistem syaraf, serta kegagalan peredaran darah. Formalin dan boraks biasanya digunakan untuk pengawet mayat, pembasmi kecoa, dan penghilang bau. Dalam dosis tinggi, formalin menyebabkan kejang-kejang, tidak bisa kencing, muntah darah, kerusakan ginjal, bahkan kematian.


4. Jajanan dengan pewarna rhodamin dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati.
5. Jajanan yang mengandung vetsin (Mono sodium glutamat/MSG) dapat menyebabkan sindrom restoran china (BKKBN, 2005:internet).

4. PENCEGAHAN
o Benar juga apa yang sering dikatakan oleh orang tua kita dulu, breakfast is the most important meal of the day. Sarapan pagi adalah makanan yang paling penting dalam aktivitas harian. Begitu pula pada anak-anak sekolah, sebab waktu sekolah penuh dengan aktifitas yang membutuhkan energi dan kalori yang cukup besar. Dengan mengkonsumsi 2 potong roti dan telur atau satu porsi bubur ayam. Atau bisa juga satu gelas susu dan buah, anak-anak akan mendapatkan kalori yang cukup untuk aktivitas awal hari mereka.
o Sebagai upaya agar anak-anak tidak sembarangan membeli jajanan, mungkin perlu dipikirkan usaha dimana sekolah berusaha memberikan atau memfasilitasi pemberian makanan ringan atau makan siang di lingkungan sekolah. Orang tua juga bisa membekali makanan dari rumah, agar terjamin kebersihannya. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan menjamin supaya anak tidak sembarangan membeli jajanan.




5. PENERAPAN POLA MAKAN SEHAT
o Minum air putih 6- 8 gelas/hari
o Makan 3x/hari
o Pilih makanan atau hidangan dengan kadar lemak rendah.
o Perbanyak makan buah dan sayuran
o Konsumsi fast food max.2x/bulan
o Makan malam tepat waktu

PERTANYAAN DAN JAWABAN
Pertanyaan :
1. Jelaskan pengertian jajan sembarangan ?
2. Jelaskan bahaya jajan sembarangan ?
3. Bagaimana pencegahan jajan sembarangan ?
Jawaban :
1. Menurut FAO makanan jajanan didefinisikan sebagai makanan dan minuman yang di persiapkan dan atau di jual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan ditempat-tempat keramaian yang langsung di makan atau konsumsi tanpa pengolahn atau persiapan lebih lanjut .

2. Bahaya jajan sembarangan antara lain :
a) Jajanan yang dijual di pinggir jalan dapat tercemar oleh timbal (Pb) yang berasal dari sisa pembakaran atau asap kendaraan bermotor. Keracunan Pb kronik ditandai dengan depresi, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, daya ingat terganggu, dan sulit tidur. Makanan yang tidak bersih dapat tercemar bakteri E-coli. Gangguan yang disebabkan oleh bakteri ini adalah sakit perut, diare, dan gangguan pencernaan lainnya.
b) Jajanan yang menggunakan formalin dan boraks dapat mengakibatkan gangguan pencernaan, seperti sakit perut akut, muntah-muntah, depresi sistem syaraf, serta kegagalan peredaran darah.
c) Jajanan dengan pewarna rhodamin dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati.
d) Jajanan yang mengandung vetsin (Mono sodium glutamat/MSG) dapat menyebabkan sindrom restoran china (BKKBN, 2005:internet).
3. Pencegahan jajan sembarangan antara lain :
a) Sarapan pagi di rumah
b) Sekolah mengusahakan pemberian makanan ringan atau makan siang di lingkungan sekolah.
c) Pembekalan orang tua kepada anaknya
d) Tidak membawa uang yang berlebihan
e) Mengetahui kandungan makanan yang di konsums

KESIMPULAN
Makanan jajanan merupakan campuran dari berbagai bahan makanan yang di analisis secara bersamaan dalam bentuk olahan (I DEWA NYOMAN SUPARIASA DKK 2001:108)
Menurut FAO makanan jajanan didefinisikan sebagai makanan dan minuman yang di persiapkan dan atau di jual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan ditempat-tempat keramaian yang langsung di makan atau konsumsi tanpa pengolahn atau persiapan lebih lanjut .
Bahaya jajan sembarangan antara lain :
a. Jajanan yang dijual di pinggir jalan dapat tercemar oleh timbal (Pb) yang berasal dari sisa pembakaran atau asap kendaraan bermotor. Keracunan Pb kronik ditandai dengan depresi, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, daya ingat terganggu, dan sulit tidur. Makanan yang tidak bersih dapat tercemar bakteri E-coli. Gangguan yang disebabkan oleh bakteri ini adalah sakit perut, diare, dan gangguan pencernaan lainnya.
b. Jajanan yang menggunakan formalin dan boraks dapat mengakibatkan gangguan pencernaan, seperti sakit perut akut, muntah-muntah, depresi sistem syaraf, serta kegagalan peredaran darah.
c. Jajanan dengan pewarna rhodamin dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati.
d. Jajanan yang mengandung vetsin (Mono sodium glutamat/MSG) dapat menyebabkan sindrom restoran china (BKKBN, 2005:internet).
Pencegahan jajan sembarangan antara lain :
a. Sarapan pagi di rumah
b. Sekolah mengusahakan pemberian makanan ringan atau makan siang di lingkungan sekolah.
c. Pembekalan orang tua kepada anaknya
d. Tidak membawa uang yang berlebihan
e. Mengetahui kandungan makanan yang di konsumsi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

tinggalkan komentar anda.

wow...

wow...
my heart